About Me

Foto saya
juzt a simple man with his three angels....

Jam neh....

Star Rating

Jumat, 06 Februari 2009

DNA (DEOKSIRIBO NUCLEIC ACID)


Asam deoksiribonukleat atau DNA merupakan persenyawaan kimia yang paling penting pada makhluk hidup, yang membawa keterangan genetik dari sel khususnya atau dari makhluk hidup dalam keseluruhannya dari satu generasi ke generasi berikutnya. Semua makhluk hidup kecuali beberapa virus memiliki DNA. Di dalam sel , bagian terbesar dari DNA terdapat di dalam nukleus, terutama dalam kromosom. Molekul DNA juga ditemukan dalam mitokondria, plastida dan sentriol. Molekul DNA dari sel – sel dengan nukleus sejati mempunyai bentuk sebagai benang lurus dan tak bercabang, sedangkan pada sel – sel tanduk nukleus sejati, mitokondria dan plastida molekul DNA berbentuk lingkaran ( Suryo, 1988 ).

DNA tersusun atas basa purin dan pirimidin, fosfor dan gula deoksiribosa yang membentuk polipepetida. Setiap DNA tersusun dari 2 polipeptida yang saling berpillin. Urutan basa dan polinukleotida setiap species DNA identik dan mentranskripsi diri membentuk DNA, RNA dibentuk oleh DNA dan memiliki struktur hampir sama dengan DNA. DNA adalah singkatan dari deoksiribonucleocid acid atau asam deoksiribonukleat. DNA terdiri dari atas 2 utas benang polinukleotida yang saling berpilin (double helix = ganda berpilin). Seutas polinukleotida tersusun atas rangkaian nukleotida. Setiap nukleotida tersusun atas :
  1. Gugusan gula deoksiribosa (gula pentosa yang kehilangan satu asam oksigen)
  2. Gugusan asam fosfat yang terikat pada atom C nomor 5 dari gula
  3. gugusan basa nitrogen yang tereikat pada atom 1 dari gula

Basa nitrogen penyusun DNA terdiri dari basa purin, yaitu adenine (A) dan guanine (G), serta basa pirimidin yaitu sitosin (S), dan timin (T). ikatan gula-basa disebut nukleosida, yaitu :

  1. Ikatan A-gula disebut adenosin deoksiribonukleosida (deoksiadenosin)
  2. Ikatan G-gula disebut guanosin, deoksiribonukleosida (deoksiguanosin)
  3. Ikatan S-gula disebut sitidin deoksiribonukleosida (deoksisitidin)
  4. Ikatan T-gula disebut timidin deoksinukleosida (deoksitimidin)
    (Syamsuri,2000)

...


DNA umumnya terdapat didalam kromosom dan kromosom terdapat didalam inti sel. Berartti kromosom itu membelah, demikian pula molekul DNA. Proses kelipatan molekul DNA dinamakan replikasi DNA (Suryo,1988).


Bagian terbesar dari DNA terdapat didalam kromosom. Sedikit DNA tedapat juga didalam organel seperti mitokondria dari tumbuhan dan hewan, dan dalam kloroplas dari ganggang dan tumbuhan tingkat tinggi. DNA didalam mitokondria dan kloroplast tidak ada hubunganya dengan protein histon dan bentuk molekulnya bulat seperti yang terdapat pada bakteri dan ganggang biru. Asam nukleat tersusun atas nukleotida yang bila terurai terdiri dari gula, phosfat dan basa yang mengandung nitrogen. Karena banyaknya nukleotida yang menyusun molekul DNA, maka molekul DNA merupakan suatu polinukleotida.

  1. Gula, molekul gula yang menyusun molekul DNA adalah sebuah pentosa yaitu deoksitil.
  2. Phospat, molekul phosfatnnya berupa PO4
  3. Basa, basa nitrogen menyusun molekul DNA dibedakan atas :
  • kelompok pirimidin, kelompok ini dibedakan atas basa :

sitosin (S)
Timin (T)

  • kelompok purin, kelompok ini dibedakan atas basa :
    Adenin (A)
    Guanin (G)


Dalam tahun 1953 watson crick mengemukakan bahwa kebanyakan molekul DNA mempunyai bentuk sebagai pita yang spiral dobel yang saling berpilin (‘double helix’)
Pada isolasi tumbuhan kita menggunakan EDTA, SDS yang berfungsi:
EDTA : melisiskan membran sel
SDS : melisiskan dinding sel
(Sumarjito, 1996)

Pada isolasi DNA bakteri digunakan EDTA (efien Diamin Tetra Adsetat) yang berfungsi : melisiskan selubung sel dengan menghilangkan ion Mg dan menghambat Enzim seluler yang dapat merusak DNA. SDS digunakan yang berfungsi sebagai pelisis membran dengan senyawa lipid. Nacl yang dipakai berfungsi untuk Na+ yang akan berikatan dengan gugus asam nukleat. Yang terakhir kita tambahkan lisosim yang berfungsi mendigesti senyawa polimer yang menyebabkan kelakuan dinding Sel (Brown, 1991).


Perbedaan DNA dan RNA antara lain :

  1. Bagian pentosa RNA adalah ribosa, sedangkan pentosa DNA adalah deoksiribosa.
  2. Bentuk molekul DNA adalah helix ganda. Bentuk molekul RNA bukan helix ganda, tetapi berupa rantai tunggal yang terlipat sehingga menyerupai rantai ganda.
  3. RNA mengandung basa adenine, guanine dan sitosin seperti DNA, tetapi tidak mengandung timin. Sebagai gantinya RNA sebagai urasil.dengan demikian bagian basa pirimidin RNA berbeda dengan basa pirimidin DNA.
  4. Jumlah guanin dalam molekul RNA tidak perlu sama dengan sitosin, demikian pula jumlah adenin tidak harus sama dengan urasil.
  5. Pentosa RNA yaitu ribosa dan DNA yaitu deoksiribosa mempuyai perbedaan yaitu bahwa deoksiribosa tidak memiliki satu atom oksigen pada karbon nomor-nomornya yang membuat namanya disebut reaksi.
  6. Pada umumnya molekul RNA lebih pendek dari pada DNA (Anna,1994).


Manfaat teknik isolasi antara lain :

  • Dapat dilakukan cloning terhadap tumbuhan atau hewan yang mempunyai sifat unggul
    Meningkatkan produksi dan mengembangkan kualitas produk dari berbagai usaha pertanian, kehutanan, usaha perikanan, dan peternakan.
  • Membuka peluang perubahan make-up genetik suatu organisme melalui pertukaran genetik.
  • Untuk memanipulasi gen-gen genetiknya
  • Untuk menyimpan informasi genetik
  • Usaha untuk mengatur struktur polipeptida yang terbentuk agar sesuai dengan yang dikehendaki
  • Untuk mengetahui DNA dapat melaksanakan fungsinya yaitu menyimpan dan menggandakan informasi
  • Untuk menerangkan satu sifat utama dari informasi genetik yaitu kemampuan untuk duplikasi diri sendiri (Brown,1991).

Related Posts by Categories



0 komentar:

  • :))
  • ;))
  • ;;)
  • :D
  • ;)
  • :p
  • :((
  • :)
  • :(
  • :X
  • =((
  • :-o
  • :-/
  • :-*
  • :|
  • 8-}
  • :)]
  • ~x(
  • :-t
  • b-(
  • :-L
  • x(
  • =))
  • klik ini

Poskan Komentar

Comments

Script Search

My_friendster

Yahoo Messenger

Spider View

Snap Shots

Get Free Shots from Snap.com

Friends